KontraktorBaja

Teknis

Komponen Struktur Gudang Baja: Fungsi dan Ukuran Umumnya

Kenali komponen struktur gudang baja: kolom, rafter, gording, sagrod/trekstang, bracing, dan base plate, beserta fungsi dan ukuran yang umum dipakai.

Oleh Tim Redaksi KontraktorBajaDiperbarui 5 menit baca

Jawaban singkat

Struktur gudang baja terdiri dari portal utama (kolom dan rafter WF), gording sebagai dudukan atap, sagrod atau trekstang yang menahan lendutan gording, ikatan angin (bracing) yang menahan gaya horizontal, serta base plate dan angkur yang menyalurkan beban ke pondasi.

Struktur gudang baja terdiri dari portal utama berupa kolom dan rafter WF, gording sebagai dudukan atap, sagrod atau trekstang yang menahan lendutan gording, ikatan angin (bracing) yang menahan gaya horizontal, serta base plate dan angkur yang menyalurkan beban ke pondasi. Setiap komponen punya fungsi berbeda dan ukurannya ditentukan perhitungan.

Apa saja komponen struktur gudang baja?

Tabel berikut merangkum komponen utama gudang baja satu lantai beratap metal. Ukuran yang tercantum adalah kisaran yang sering dijumpai pada gudang bentang sekitar 10–30 m tanpa crane, bukan pengganti perhitungan.

KomponenFungsi utamaMaterial dan ukuran yang umum
KolomMenyalurkan beban atap dan angin ke pondasiWF 200x100 sampai WF 450x200
RafterBalok miring pembentuk portal dan kemiringan atapWF 200x100 sampai WF 500x200
HaunchMemperkuat ujung rafter di sambungan kolomPotongan WF atau pelat tersusun
Gording (purlin)Menopang penutup atapCNP 125x50x20 sampai 150x65x20, tebal 2,3–3,2 mm
Sagrod / trekstangMengurangi lendutan gording ke sampingBesi bulat berulir Ø10–12 mm
Ikatan angin (bracing)Menahan gaya angin dan gempa arah memanjangBesi bulat Ø12–20 mm dengan spanskrup, atau siku
Girt dindingDudukan penutup dindingCNP, dipasang horizontal antarkolom
Balok tepi (eave strut)Mengikat ujung atas kolom dan menerima talangCNP ganda atau WF kecil
Kolom anginMenahan dinding di sisi pelana (gable)WF kecil
Base plate dan angkurMengikat kolom ke pondasiPelat 12–25 mm, angkur M16–M24

Pemilihan ukuran profil portal berdasarkan bentang dijelaskan di ukuran baja WF untuk bentang.

Apa fungsi kolom pada gudang baja?

Kolom adalah batang tegak yang menerima beban dari rafter, lalu meneruskannya ke pondasi. Selain beban vertikal dari atap, kolom juga memikul tekanan angin pada dinding dan beban gempa. Pada gudang satu lantai, kolom umumnya memakai WF yang dipasang dengan sumbu kuat searah bentang portal, karena momen terbesar terjadi pada arah tersebut.

Jarak antarkolom memanjang (jarak antarportal) umumnya 5–7,5 m, dengan 6 m sebagai ukuran yang sering dipilih karena cocok dengan panjang gording dan batang baja standar. Jarak lebih lebar mengurangi jumlah portal, tetapi gording menjadi lebih besar.

Rafter baja adalah apa?

Rafter adalah balok miring yang menopang gording dan membentuk kemiringan atap. Dua rafter yang bertemu di puncak (nok) bersama dua kolom membentuk portal pelana (gable frame). Sambungan kolom–rafter dibuat kaku sehingga portal mampu menahan beban tanpa batang tarik di bawah atap, dan ruang di bawahnya bebas kolom.

Momen terbesar pada rafter terjadi di dekat kolom. Karena itu ujung rafter sering diperkuat haunch, yaitu tambahan tinggi berbentuk baji dari potongan WF atau pelat. Dengan haunch, bagian tengah rafter dapat memakai profil lebih kecil sehingga berat baja total turun. Kemiringan atap gudang beratap metal umumnya sekitar 10–15 derajat, mengikuti rekomendasi produsen penutup atap.

Gording adalah apa?

Gording (purlin) adalah batang melintang yang dipasang tegak lurus rafter dan menjadi tempat penutup atap disekrup. Pada gudang, gording hampir selalu memakai profil CNP atau kanal C berbibir hasil bentuk dingin, karena ringan dan mudah dipasang. Untuk jarak portal yang sangat lebar atau beban atap berat, gording dapat memakai WF kecil.

Hal yang memengaruhi ukuran gording:

  • Jarak antarportal, yang menjadi bentang gording.
  • Jarak antargording, umumnya 1–1,5 m, mengikuti spesifikasi penutup atap.
  • Beban atap, termasuk penutup, panel surya, dan beban pekerja saat perawatan.
  • Tekanan dan isapan angin, yang bisa menarik atap ke atas.

Gording yang sama juga dipasang di dinding sebagai girt untuk menopang penutup dinding.

Apa itu sagrod dan trekstang?

Sagrod adalah batang tarik dari besi bulat berulir, biasanya Ø10–12 mm, yang dipasang menembus badan gording dan menghubungkan satu gording ke gording berikutnya hingga ke nok. Fungsinya menahan gording agar tidak melendut ke arah kemiringan atap, karena profil C lemah pada sumbu tersebut. Sagrod dipasang satu baris di tengah bentang gording atau dua baris di sepertiga bentang, sesuai perhitungan.

Di lapangan, sagrod sering disebut trekstang. Namun sebagian pekerja juga memakai istilah trekstang untuk batang tarik bulat pada ikatan angin. Agar tidak salah paham, pastikan gambar kerja menyebut fungsi dan diameternya dengan jelas.

Bracing adalah apa dan di mana dipasang?

Bracing atau ikatan angin adalah batang diagonal, biasanya berbentuk X, yang menahan gaya horizontal arah memanjang gudang, misalnya angin yang menerpa dinding pelana dan gaya gempa. Tanpa bracing, deretan portal hanya kuat pada arah bentang dan dapat miring ke arah memanjang.

Bracing dipasang di dua bidang:

  1. Bracing atap, di antara rafter pada bay tertentu, meneruskan gaya ke puncak kolom.
  2. Bracing dinding, di antara kolom pada bay yang sama, meneruskan gaya ke pondasi.

Lokasi yang umum adalah bay ujung, dan untuk gudang yang panjang diulang pada beberapa bay di tengah. Bracing dari besi bulat dilengkapi spanskrup (turnbuckle) agar dapat dikencangkan. Jika bay tersebut harus dipakai untuk pintu, bracing X dapat diganti portal kaku tambahan.

Apa fungsi base plate dan angkur?

Base plate adalah pelat baja yang dilas di kaki kolom, lalu dibaut ke angkur yang tertanam di pondasi. Komponen ini meneruskan gaya tekan, tarik, dan geser dari kolom ke beton. Di bawah base plate biasanya diberi grouting non-susut agar tumpuan rata. Detailnya dibahas di base plate dan baut angkur.

Bagaimana urutan pemasangan komponen gudang baja?

Urutan pemasangan yang umum di lapangan:

  1. Pondasi dan angkur selesai, posisi dan elevasi angkur dicek.
  2. Kolom didirikan, dibaut ke angkur, dan disetel tegak.
  3. Rafter dipasang dan disambung ke kolom serta di puncak.
  4. Bracing pada bay pertama dipasang agar portal stabil.
  5. Portal berikutnya didirikan dan diikat dengan balok tepi serta gording.
  6. Sagrod dipasang dan gording diluruskan.
  7. Semua baut dikencangkan, lalu grouting base plate dikerjakan.
  8. Penutup atap, dinding, dan talang dipasang.

Pemasangan bracing sejak awal penting agar rangka tidak goyah saat tertiup angin selama erection.

Bagaimana komponen ini memengaruhi biaya gudang?

Bobot terbesar biasanya ada pada kolom dan rafter WF, sehingga desain portal yang efisien paling berpengaruh pada biaya. Gording, sagrod, dan bracing relatif ringan, tetapi jumlahnya banyak dan menentukan kerapian serta keawetan atap. Estimasi per Oktober 2026 untuk struktur WF saja (rangka dan atap) sekitar Rp750 ribu–1,6 juta/m², sedangkan gudang sederhana lengkap sekitar Rp1,8–2,8 juta/m². Angka ini dapat berubah dan bergantung pada bentang, tinggi, lokasi, dan spesifikasi. Rincian lainnya ada di biaya bangun gudang baja per m².

Jika Anda sedang merencanakan gudang dan ingin memastikan setiap komponen dihitung dan dipasang dengan benar, KontraktorBaja dapat menghubungkan Anda dengan mitra terdekat yang berpengalaman dalam bangun gudang. Survei dan konsultasi awal gratis; harga final ditentukan setelah survei. Hubungi WhatsApp 0851-1701-8881.

Pertanyaan yang sering diajukan

Rafter baja adalah apa?

Rafter adalah balok miring yang membentuk kemiringan atap dan bersama kolom membentuk portal gudang. Pada gudang baja, rafter umumnya dibuat dari profil WF dan diperkuat haunch di dekat sambungan dengan kolom.

Gording adalah apa?

Gording adalah batang melintang yang dipasang di atas rafter untuk menopang penutup atap seperti spandek atau sandwich panel. Pada gudang, gording biasanya dibuat dari profil CNP (kanal C) dengan jarak sekitar 1–1,5 m.

Bracing adalah apa?

Bracing atau ikatan angin adalah batang diagonal, biasanya berbentuk X, yang menahan gaya horizontal seperti angin dan gempa agar bangunan tidak bergoyang atau miring. Bracing dipasang di bidang atap dan dinding, umumnya pada bay ujung.

Apa fungsi trekstang pada atap?

Trekstang atau sagrod adalah batang besi bulat berulir yang menghubungkan antargording untuk mengurangi lendutan gording ke arah kemiringan atap. Di lapangan, istilah trekstang kadang juga dipakai untuk batang tarik bracing.

Berapa jarak gording yang ideal?

Jarak gording pada gudang beratap metal umumnya sekitar 1–1,5 m, tetapi angka pastinya mengikuti spesifikasi produsen penutup atap dan hasil perhitungan beban. Penutup atap yang lebih tebal atau sandwich panel biasanya mengizinkan jarak lebih lebar.

Harga dalam artikel ini adalah estimasi pasar per 25 Oktober 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan jenis, ukuran, dan spesifikasi bangunan. Untuk harga pasti, lihat daftar harga atau hubungi admin kami.

Punya rencana proyek konstruksi baja?

Ceritakan kebutuhan Anda. Kami hubungkan dengan mitra kontraktor terdekat untuk survei dan penawaran gratis.

Chat 0851-1701-8881